
Barang, tetek dan juga bengek udah dikemas . Akhirnya tiba juga waktu untuk meninggalkan kota ini, Batam . Kurang lebih 9 tahun saya hidup dikota ini . Banyak pengalaman yang saya petik, banyak pelajaran yang didapat dan smoga semuanya bisa untuk dijadikan bekal untuk kehidupan saya mendatang . Luruh dalam kesedihan sampai terbahak dalam tawa beraduk-aduk ato saling bergantian pernah juga saya rasakan selama hidup disini, esok akan menjadi kenangan dan sebagai modal dongeng anak cucu suatu masa kelak .
Simbah saya bilang kalo ada perjumpaan pasti ada perpisahan, jadi jangan habiskan rasa untuk suka ria tapi sisakan sedikit rasa untuk modal bila suatu saat nanti kita akan melakukan perpisahan. Jadi jangan ada tangis….halah hahaha.Yang pasti saya akan merindukan kota ini bersama segenap isinya.
Postingan ini juga saya anggap sebagai pamitan untuk teman – teman Batam Blogger Community, mas Joko . Maaf gan saya ndak pernah ikut ngumpal-ngumpul.. Kalo ada sumur diladang, semoga suatu saat bisa ketemu dan numpang mandi lagi.
Blog ini (semoga) akan tetap hidup dengan cerita-cerita dari belantara hidup yang baru . Sampai jumpa

Domblang-domblongnya bocah hitam, dekil dalam melihat hingar bingarnya dunia yang dituangkan dalam bentuk tulisan kecil eh pendek .

Uphuk-an Kawan