Cuman Begundal[ takkan lebih]

Jaman dulu aku pernah bercita-cita menjadi preman, masih dilihat dari atribut kepremanan yang masih tertinggal ampe sekarang. Dari lima lubang tindikan ditelinga kanan dan tiga buah ditelinga kiri, satu lagi dialis kiri juga gambar tato yang menghiasi sekujur tubuh cekingku. sebenarnya tato dan tindik ngak selalu identik dengan preman, tapi bagi saya yang tak punya keahlian dibidang seni apapun tentu persepsimya lain . Saya dulu rela ditusuk-tusuk jarum tato cuman pengin dibilang “Sangar men tho cah ini .” Dan juga sebagai simbol pemberontak kemapanan .

Modal awal sebagai preman sudah cukup saya kira, ditambah lagi reputasi kepencudangan lainnnya seperti saat masih duduk dibangku SD sudah belajar membolos, ngak suka diaturdan teler murah meriang dengan lem aibon . Kelas 2 SMP sudah bergaul dengan minuman keras, kelas 1 SMU merasakan betapa enaknyahidup dijalanan, kelas 2 SMU menyadari betapa bodohnya menghamburkan uang untuk sekedar belajar ato menebus selembar kertas, aku memutuskan keluar dari sekolah . Mulai saat itu kubabtiskan diriku menjadi Sang Begundal . Langkah awal untuk menuju cita-citaku menjadi preman . Bila saja dibuka Sekolah Tinggi Preman Dalam Negeri tentu aku sudah lolos lewat jalur bebas test ujian masuk .

Hari-hariku sebagai begundal terus kujalani, hidup dari lorong jalan satu ke lorong jalan lainnya(aku mendapat kedamaian disana), menjalani waktu tanpa beban, bebas persetan dengan aturan dan norma . berdiri mengangkan terjang yang menghadang . Rasanya sudah hampir tercapai apa yang kudambakan menjadi preman dengan nama besar dijagat kebiadaban . Tapi sampai tataran ini aku macet, berjalan ditempat . Banyak ilmu preman yang tak kuasi  seperti: tegaan ngak pandang bulu siapapun dibantai, ngak pandang dari starta ekonomi apa yang penting ada kesempatan ya digasak . Ilmu untuk menghilangkan iba dan kasihan dihati belum juga bisa kukuasai .

Karier saya sebagai preman nampaknya kurang cemerlang . Kalo saya menengok temen temen seangkatan saya sebut saja si L (sorry kalo ada yang berinisial sama) dia udah menjadi centeng pejabat korup kaya raya . Si L ini cuman bermodalkan otot besar dan omong besar ini mampu membeli rumah agak mewah lengkap dengan isi , mobilpun saya denger dikasih juga oleh bossnya. Istinya dua, cantik-cantik lagi . istri yang kedua inilah yang membuat hubunganku dengan si L merenggang . istri kedua L ini sebenernya pacar saya sebelum L menikahinya, perempuan sial ini diam- diam pacaran dengan L dan pergi meninggalkan saya . Tapi saya ikut bahagia atas keputusannya bila dia masih setia denganku tentu dia masih tidur dikamar pengab kamar kostku bukan kamar berAC nya L

Temen yang kariernya bagus lainnya adalah si M ( ada yang berinisial sama sorry bukan kamu) sahabat seperminuman dan teman ngedrug bareng . Sebenarnya anak ini pandai dan sedikit mepunyai jiwa kemimpinan . Tapi ada sifatnya yang sangat kubenci yaitu penjilat kelas buaya buntung . M ini juga banyak mempunyai banyak anak buah yang tersebar diseluruh pelosok daerah . Karena banyaknya anak buah yang begitu loyal sak modare ini, ada petinggi suatu partai mengajak bergabung . Partai ini membuat nama m makin bersinar dan semakin naik daun . Terakhir malah dia duduk sebagai ketua salah satu cabang sekaligus menjadi wakil preman rakyat di dewan . Tapi kebiasaan kepremanan dulu masih belum juga bisa ditinggalkan, akupun pernah sekali bertemu dengan dia disalah satu cafe, saat itu dia lagi berpesta menjamu para koleganya, tapi nampaknya dia sudah tidak mengenal begundal macam aku lagi . Ngak papa juga bagi saya..alah ngak penting…salam jari tengah untuk partaimu !

Terakhir temen yang yang berhasil yang akan kuceritakan adalah si X ( kalo ini mudah2an ngak ada yang berinisial sama) . Dia sekarang menjadi pengusaha muda dengan modal warisan nenek moyangnya yang kaya raya . Dia betul- betul menjadi orang baik sekarang. Hanya dia inilah walopun kaya raya tapi masih sering menyambangi sayadi kost maupun diujung gang depan . Malahan dia ini ngomongannya macam Kyai dengan nasihat-nasihatnya kepadaku, dasarnya aku nasihatnya tak iyain aja berharap dibelikan minuman sebotol ato lebih lagi . Tapi kasihannya dia yang udah menjadi baik mendapatkan istri yang tidak baik-baik . Itu kuketahui lewat curhat-curhatnya tentang sifat jalang istrinya, istrinya berselingkuh dengan karyawannya sendiri . Mooodar tho cocotku Aku ngak bisa ganti menasihati ato ngasih solusi aku cuman bisa mendengar . aku belum punya istri dan pacarkupun siKharin tiap hari ber’’selingkuh” dengan lima pria tiap hari ( kalo sedang rame) .

Irikah aku melihat mereka-mereka yang berhasil ini ? Jawabanku adalah tidak . Rasanya aku lebih damai seperti ini, hidup tidak diatur orang seperti L , tidak membodoh-bodohi orang seperti siM lakukan, atopun bergelimang harta kayak X tapi tak ada kebahagiaan .

Sekarang aku ngak ingin jadi preman lagi rasanya lebih enak seperti saya saat ini dan seperti ini . Lebih enak jadi begundal saja, ngak ada yang membebani .

Gimana dengan omongan orang ? Persetan dengan mereka semua, aku ngak pernah ganggu kehidupan mereka, ngapain mereka sibuk dengan kehidupan saya, akupun ngak pernah merampas hak ato harta mereka, biarkan saja dan aku sudah biasa dicaci . Aku cuman begundal bukan kriminal, coba cari di KUHP ngak ada khan?

Gimana nanti pandangan orang ? Kok nyinyir, ini khan penampilan saya, marilah kita ubah cara pandang kita . Bukankah pencopet sekarang berdandan rapi dan kemanapun cari mangsa selalu bawa map ? Dan ngak ada koruptor yang sekujur tubuhnya bertato tapi berjas rapi dengan leher tercekik dasi . Dan saya kira ngak ada yang dirugikan bila saya duduk didepan gang ( itupun kulakukan saat orang-orang udah tertidur) dibanding orang yang diberi kepercayaan duduk dikursi tapi malah ngak berbuat apa-apa, tak jarang malah ada yang tertidur .

Kasihan orang tuamu ? Bapakku malam, Ibuku bintang . Mereka bahagia karena tiap hari kusambangi .

20 Tanggapan ke “Cuman Begundal[ takkan lebih]”


  1. 1 deKing Agustus 18, 2007 pukul 6:02 pm

    Tattoo dan tindik kalau bagi saya pribadi sich memang tidak selalu identik dengan kepremanan…

    Tattoo kan pada dasarnya tidak ada bedanya dengan lukisan…yang berbeda hanya kanvas yang digunakan

    BTW itu banyak amat tindikannya hehehehe....

    # mudah2an semua orang berpendapat seperti mas deking…..btw belon tidur?

  2. 2 almas Agustus 18, 2007 pukul 6:40 pm

    *mode anak kecil on*
    waaaaaaaa mamaaaaaaaaaa tatuttttttttttttttttttttttttttttttttt
    *mode anak kecil oFF*
    weh dasar “begundal” jangan nongkrong di gang depan malam2 to pak. .masuk angin nanti hahhaha
    btw… setuju ama kata-kata terakhir tuh……
    “penampilan kadang menipu lebih baik mengerti dari pada hanya sekedar tau”

    # alaaah..anak mama
    betull sekali mas

  3. 3 Liexs Agustus 19, 2007 pukul 5:00 pm

    baru ngebaca dulu,koment-nya bsok. ini nggak pake monitor,ntar ndak salah koment.

    # nyindir yg itu ya…? koment sekarang gratis besok bayar

  4. 4 may airinn Agustus 20, 2007 pukul 7:17 am

    baca..baca..baca..
    berhenti
    Ada yang ga beres, napa url ku di cantelkan?
    diem.. mikir.. tafakur… mencaba sabar..mengalah…
    Ya sudahlah.. resiko jadi salepblogger

    # jangan bersedih to…khan untuk penegasan bahwa bukan kamu.. :)

  5. 5 almas Agustus 20, 2007 pukul 2:47 pm

    2 liexs…. heh @_@
    mulai ikut pake genset jga???
    hoi yg ga pake monitor itu hanya boleh aku oi
    wakkkakkaakkaka

    # disana presidennya apa juga SBY?
    * matiin lampu yg 100 wt tanda solider..ceklik*

  6. 6 Liexs Agustus 20, 2007 pukul 3:55 pm

    COPY PASTE May:
    “baca..baca..baca..
    berhenti
    Ada yang ga beres, napa url ku di cantelkan?
    diem.. mikir.. tafakur… mencaba sabar..mengalah…
    Ya sudahlah.. resiko jadi salepblogger”

    Nah baru ketahuan sekarang. nggak pake monitor nggak bisa liat link-nya.
    Sabaaaaar May……! bagaimanapun juga si penulis dan kita-kita sama. Mantan preman.kekekkekeke.

    Aku ada usul, bagaimana kalau si “X” kita ubah menjadi si “A” alias ALMAS. kekekekkeke
    2:almas, aku terpaksa bener,monitorku kmaren mati dewe.

    # besok2 ndak akan saya ulangi untuk mencantumkan nama orang semauku sendiri…..karena kemarin ada yg sedih n menangis tersedu-sedu dipangkuanku……wakakaka
    Kalo Almas saya takus je badannya besar .

    Kok saling membanggakan monitor yg rusak tho………….*melenggang dgn membusungkan dada*

  7. 7 almas Agustus 20, 2007 pukul 4:07 pm

    disini presidennya JK mas…. :P alhamdulillah itu kamar atawa ruang tamu to mas….

    2 liexs
    usulnya ditolak sebelom masuk meja perundingan wakakakakkak
    uluh…uluh….. sakno rek… makane to tuku monitor sing anyar ngono lho biar ga maksa2 monitor neh
    *weh perasaan blog2 ini udah kaya chat aja sih wakkakakkakaka*

    # John Kennedy ??? kamar mandi mas….sangar tho..aku kok
    *lempar mic ke mas lilix* waktu dan tempat saya persilahkan

    ah itu kan cuman anggapan almas aja ….

  8. 8 evelyn pratiwi yusuf Agustus 21, 2007 pukul 5:21 am

    Tindik dan Tatoo mah udah biasa mas jaman sekarang! :)
    Dan buat aku si nggak ada masalah tentang itu.
    Kenapa nggak jadi preman aja? Tapi malah ngeblog? :)

    # apalagi tato ditubuh cewek sexy ruaarrr biasa .
    lebih enak gini mbak
    :)

  9. 9 may Agustus 21, 2007 pukul 7:12 am

    2: regsa
    Terimakasih… akhirnya sodara regsa sadar untuk melakukan arisan dirumah sendiri (ketua arisan gitchu loch)

    2: mas liks
    Aq dah pake mode sabar stadium 4 mas. And setuju!! X harus diganti menjadi A (Alma..ri ups almascatie). Jadi podho dapet bagian po’o. Keputusan Ketua PKK bersifat mengikat dan tidak dapat diganggu gugat.

    2: almas(ga pake cpu+monitor+keyboard+mouse)
    wess, terima nasibmu sopo suruh ikut arisan para mantan preman. Oh yaa arisan minggu depan dirumah mu yo. Siapin makan2nya

    # saya sebenarnya sudah lama sadar tapi orang2 masih menganggap sayah pingsan

    nyang laen saya serahkan ke forum . *baca koran gosip sambil nyowel tahu goreng*

  10. 10 vino Agustus 21, 2007 pukul 7:26 am

    “Jaman dulu aku pernah bercita-cita menjadi preman”

    vino mau jadi temennya preman :D lam kenal

    #kenal balek..*mari bersulang*

  11. 11 Liexs Agustus 21, 2007 pukul 2:09 pm

    Oh..arisannya di rumah Alma..to? pantesan di sini nggak ada makanan. Permisi…..

    # lahhh ibunya anak2 dirumah, ndak ketemu po?

  12. 12 almas Agustus 21, 2007 pukul 4:40 pm

    weh bukan arisan dirumah saya oi
    tapi ada sunatan
    wah parah ni ketahuan monitornya mas liex sama may error makanya ga baca undangan baek2
    :P

    # nah tadi di meja ada undangan nikahan….mosok habis sunat langsung kawin…jelasin…jelasin..
    laaa ik..monitor lagi ….
    ..

    * mikir* kok lama2 kayak chatting….??

  13. 13 may Agustus 23, 2007 pukul 7:22 am

    Hadirin diharap berdiri..!!
    Ketua PKK memasuki ruangan
    arisan..arisan..arisan
    Ya sudah lanjutkan ke bagian makan2nya saja untuk menghemat waktu
    *langsung ambil piring, nyiduk nasi +lauk pauk, sebelum keduluan ma yang laen soale yang laen pada doyan*

    #habis itu ngosip ya..mohon diperkenyang sepuas2nya….

  14. 14 uwiuw September 22, 2007 pukul 11:52 am

    aku bisa lebih tdak peduli
    aku ingin hidup seribu tahun lagi

    –hmm, chairil banget mas ini ya ?

  15. 15 regsa September 22, 2007 pukul 6:39 pm

    #Umiuw
    uedaan ..idup seribu taun lagi..jangan mas entar malah disangka manusia purba…wakaka

  16. 16 snake_73 Juni 17, 2008 pukul 8:14 am

    gue setuju apa loe omongin ke kita
    dare pade orang yang hanya bisa jade tikus aje

  17. 17 Supermance Juli 14, 2008 pukul 7:01 pm

    Mas, nama blognya kaya merk tv :)

    Salam kenal yak
    ————-
    Ah..duluan saya yang pake nama ini.. hihih
    salam kenal juga

  18. 18 bangkit dari kuburan Oktober 14, 2008 pukul 5:30 pm

    wadun-wadun nopo to re re …!!!! kaya apa nang ngini bubuhan ikam panderakan hahahahaha……… blog blog blog namanya aja internet isinya ya aneh- aneh to…. lam kenal mau mandi doloe bau hihihihihiiiiiiiiii………………….

    • 19 saki enak Juni 25, 2009 pukul 3:07 pm

      napa2 kah buhannyanih, kd ta lagi nang ae, tuhuk dah manderakan binian. by the way , ngaran gue wadun, so jangan panggil unda tarus lah, klo pina bintat banar ae, wkwkwkwkwkwkwkwkwk


  1. 1 Sapa yang kawin di Blog saya?? « :: a l m a s c a t i e ::: Lacak balik pada Agustus 21, 2007 pukul 7:16 pm

Tinggalkan Balasan




regsa.wordpress.com

Domblang-domblongnya bocah hitam, dekil dalam melihat hingar bingarnya dunia yang dituangkan dalam bentuk tulisan kecil eh pendek .

Pandemen Reggae Indonesia

Ngumpul ngumpul

Batam Blogger community