Arsip untuk Maret, 2008

Angan

sinardepan.jpgSetiap manusia tentunya mempunyai angan ato mungkin bisa disebut juga dengan mimpi . Dan rasanya wajar dan ndak ada yang ngelarang orang untuk bermimpi . Harusnya emang manusia hidup itu mempunyai mimpi . Dengan bermimpi tanpa disadari bahwa sebenarnya kita telah memandang hidup kedepan . Dengan berangan tidak kita sadari ternyata kita telah tertuntun untuk berjalan .

Tapi kesemuanya itu dikembalikan didiri kita masing-masing, apakah tujuan dari kita bermimpi . Untuk sekedar menina bobokan kita agar segera tidur dan mendapatkan mimpi basah, habis itu dilap dan sudah :lol: . Ato memang diri kita serius dalam bermimpi . Serius dalam artian berniat dan berusaha mewujudkan mimpi itu dalam kenyataannya . Mimpi yang cerdas adalah mimpi yang mampu membuat kita tergerak untuk berpikir, angan yang di dalamnya terdapat banyak soal dan mengajak diri kita untuk mengurai persoalan itu . Dan kemudian benar-benar melangkahkan diri, membuang ragu untuk mengejawantahkan mimpi itu yang ke alam nyata .

Masuk ketataran pengejawantahan mimpi tentu bukan segampang waktu kita berangan . Disitu akan banyak ditemui resiko, ditemui tantangan dan lebih banyak hal yang tak hanya sekedar teori . Butuh semangat tinggi, mental tembok, kecerdasan untuk mengantipati segala halangan yang mengacaukan . Dan yang terpenting mungkin kita harus bener-bener siap, bila segala yang telah kita lakukan tidak membuahkan hasil seperti mimpi ato angan-angan kita .

“Pufffff..ribet, emang situ mimpi apa semalam, ger ?”

“mimpi ketemu Luna Maya….”

>pic dari sini

Ndeso

eMbak : Asli mana sih sebenernya kamu ?

aku : Jawa tengah

eMbak : Jawa tengahkan luas mas ?

aku : he..he Solo.

eMbak : ee masak Solo, Solonya mana ?

aku :masih 30 km ke selatan, Wonogiri,masih ke selatan lagi.Baturetno . :mringis:

eMbak : owaalaah cah mBaturetno thoo… :misuh dalam hati:

——————

Pernahkah situ mengalami percakapan plintat-plintut seperti kutipan dialog saya dengan eMbak diatas . Seperti eMbak tadi tentunya anda juga mual bila mendapat lawan bicara kayak saya, yang harus didesak untuk menyebut nama daerah asalnya yang ndeso .

Kenapa ya kadang kita eh saya malu untuk menyebut asal-usul kampung kita . Rasanya jadi ndak PD bila keterndesoan diri terungkap . Jadi minder bila lawan bicara ndak mengetahui dimana daerah yang kita sebutkan ato malu-malu karena kampung kita tertutup gunung ketika beramai-ramai dengan kawan mencari lewat google earth . ada sedikit lagi

Nulis

bapakenom.jpgBapakku : Kegiatanmu apa, nang ?

Aku : Ngeblog

Bapakku : Makanan apalagi itu ?

Aku : Semacam nulis-nulis no internet.

Bapakku : :ngakak: prejenganmu, sejak kapan bisa nulis .

Sepenggal potongan percakapan kangen-kangenan via telpon dengan bapak saya . Saya sengaja tidak menjelaskan secara gamblang, apa itu blog kepadanya, (malah bingung nanti, kasihan udah tua) jangan khan blog, email aja ndak kenal . Beliau hanya mengenal telegram ato surat, lebih faseh menekan tuts mesin ketik “Brother” miliknya daripada menyentuh keyboard komputer . ada lanjutannya, kalo berkenan

Variasi

ngratis.jpg

Menu yang sama tapi dinikmati dengan tempat dan suasana laen, tentunya memberi citra rasa yang berbeda . Andapun mungkin berpikiran demikian juga, untuk membohongi segala kebosanan tentu mencari variasi yang sedemikian rupa agar dapat menemukan rasa yang sedikit laen . Itu ndak salah dan wajar agar kita ndak merasa terkukung dengan segala yang itu-itu saja .

Apalagi suasana yang laen itu bercitra rasa gratis, tentu sampai subuhpun akan saya jabanin .

Ada yang mau menemani saya ?

Halaman Berikutnya »


regsa.wordpress.com

Domblang-domblongnya bocah hitam, dekil dalam melihat hingar bingarnya dunia yang dituangkan dalam bentuk tulisan kecil eh pendek .

Pandemen Reggae Indonesia

Ngumpul ngumpul

Batam Blogger community