Arsip untuk Maret 15th, 2008

Wong kemarin masih kerja, lho

berkabung.jpgSaya kira ini bukan pemandangan yang indah,

Seorang ibu memangku anak umur dua tahun, duduk terpaku disisi jasad kaku suaminya,cuman terpekur ndak keluar suara tangisan dari bibirnya, airmatanyapun ndak nampak menetas dari kedua matanya yang memerah . Tangisnya udah habis, airmata sudah ndak tersisa .

Disamping bocah kecil kelas lima SD, berpeci haji menatap kosong tubuh bapaknya yang tertutup kain jarik . Dengan sesekali mengusap airmata yang membasahi pipinya . Bibirnya bergetar .

Jasad kaku yang dikelilingi beratus wajah berkabung, dalam hening suci rapal doa .

Dipojok teras halaman depan rumah, laki-laki berwerpak biru dengan noda oli sana-sini, redup menatap langit,

” Kehidupan sangat rapuh, apabila rapuhku Kau jemput secepat laki-laki itu, apakah aku sanggup menjawab segala tanyaMu?”

——-

Selamat jalan ke alam kelanggengan Mas ….

eh, mas sampeyan ki gimana ? mau melakukan perjalanan jauh mbok kumisnya dirapiin sikit, biar ngepass dengan wajah pucat sampeyan saat ini :(