Demo

Aku akan bilang kalau perjuangan bukan saja melalui tulisan, puisi, buku, apalagi setajuk proposal! Perjuangan butuh keringat, pekikan suara, dan dentuman kata-kata. Kita bukan melawan seekor siput tapi buaya yang akan menerkam jika kita lengah .(Che Guevara)

Akhirnya masa itu datang juga setelah keterdiaman kami hanya dianggap seperti kerbau tolol yang tidak tahu apapun . Keterdiaman yang telah mengerucut membentuk emosi, menegangkan segenap simpul syaraf lalu mengajak kami untuk bereaksi .

Pagi ini segala kesabaran membuncah berubah menjadi kemarahan, setelah sekian lama keluh kesah tentang hak-hak yang harus kami terima ternyata celoteh sia, tanpa arti dan ndak pantas untuk ditindak lanjuti .

Hari ini kami berkumpul, mencoba menyampaikan segala aspirasi, dengan cara kami dengan bahasa kami, cara yang agak kasar dan bahasa yang ndak begitu santun . Bukan urusan kami bila ini bisa sedikit memerahkan kuping ato bikin sakit hati . Kami berteriak sampai berkeringat, membebaskan segala kepenatan karena selalu dibodoh-bodohin selama ini .

Mohon jangan cibir kami sebagai sekawanan buruh pemalas yang hanya meminta segala yang enak-enak saja . Dan jangan kambing hitamkan kami sebagai pecundang yang bisa bikin takut investor . Kami juga bukan segerombolan kriminal yang harus dihalau, kami ndak mau bikin rusuh .Hari ini, pagi ini, disini kami semua berkumpul hanya minta hak-hak kami itu saja tidak lebih !!!

Kawan, sumbu telah kita nyalakan, jadi biarkan nyala api kecil itu tetap merambat sampai segala tuntutan kita akan ditindak lanjuti . Kalo ndak siapkan api yang lebih besar dan bakar sekali lagi sumbu itu biar semakin membesar merambat sampai ujungnya . DAN TUTUP TELINGA KALIAN MASING-MASING !!!

Selamat berjuang Kawan-kawan .

———————-

*)demo dilakukan hanya sekitar 2 jam setelah itu kembali bekerja lagi, pihak manajemen menjanjikan jawaban 4 hari dari sekarang .

>>pic dari sini

24 Tanggapan ke “Demo”


  1. 1 stey April 22, 2008 pukul 7:26 am

    waahh..beneran demo gitu mas?demo masalah apa mas?

  2. 2 hanggadamai April 22, 2008 pukul 7:47 am

    hidup intelektual muda!1
    katakan hitam adalah hitam
    katakan putih adalah putih

  3. 3 erickningrat April 22, 2008 pukul 10:22 am

    benar sa kadang jika kita nonton berita tentang demo buruh, biasannya hanya mencibir ah demo2 mulu, seandainya kita dalam posisi sebagai buruh,betapa susahnya kita hidup di jaman yang merdeka ini,kemerdekaan kita sebagai manusia sudah terbeli dengan UMR ,bangun subuh kerja keras sampe malam,tampa uang lembur,di phk semena-mena tampa pesangon..punya anak istri mau kasih makan apa kalo ga kerja! penjara di negeri yang merdeka.seandainya para bos2 kapitalis itu pernah merasakan jadi buruh !
    departement tenaga kerja ? cuih lupakan!
    ayo kembali bekerja dan belajar giat!

  4. 4 suKrepo April 22, 2008 pukul 11:24 am

    Semoga perjuangan melelahkan itu dapat segera memperoleh hasil memuaskan.

    *)demo dilakukan hanya sekitar 2 jaman setelah itu kembali bekerja lagi, pihak manajemen menjanjikan jawaban 4 hari dari sekarang .

    Sungguh demo yang sangat lama. 2 Jaman, pasti dari Jaman perang sampai Jaman Edan.

  5. 5 iphan April 22, 2008 pukul 1:19 pm

    ayo teriakkan suara kita…! tapi kata dosennku (menurut teori juga sih) menyuarakan suara lewat jalur publik (seperti media), akan jauh lebih efektif loh :D

  6. 6 marsini April 22, 2008 pukul 2:10 pm

    semoga hak-haknya segera terpenuhi dengan layak, jadi perjuangan ini tidak sia-sia

  7. 7 regsa April 22, 2008 pukul 11:04 pm

    #stey
    Prosedur penggajian sepenaknya sendiri, pemotongan jam lembur, srana transportasi bagi yang kerja lembur, kesejahteraan, tunjangan perumahan .
    Susah jadi buruh :mrgreen:

    #hanggadamai
    hehe pengennya kayak itu nga, tapi ndak semudah itu untuk sekedar mengatakan, ada resiko-resiko yang harus dipikir berulang-ulang kali, hanya untuk sekedar berkata-kata .

    #erik
    betul ndess, kaum buruh sebenernya ndak meminta fasilitas yang macam-macam . Asal segala hak-haknya dipenuhi tentunya tidak akan melakukan demo . Jujur kita masih membutuhkan kaum pemilik modal untuk menopang hidup kami . Dan dengan melakukan Demo tentunya beresiko, masuk dalam daftar hitam perusahaan, dibikin ndak betah bekerja supaya resign ato ditendang dengan percuma .

    #ekosuKrepo
    suwun lho dongane…
    wis tak edit kuwi ndesss, kekek pengen menggunakan EYD kok ya isih mlinthat-mlintut :lol:

    #iphan
    Mungkin penggabungan dari kedua cara itu lebih bagus lagi ya..

    #marsini
    suwun eh makasih mbak

  8. 8 langitjiwa April 23, 2008 pukul 12:17 am

    “selamat berjuang…!”

  9. 9 almascatie April 23, 2008 pukul 1:12 am

    *ga ada propokatornya yah* :lol:

  10. 10 aRuL April 23, 2008 pukul 2:32 am

    semoga sukses aksinya :)

  11. 11 diorockout April 23, 2008 pukul 2:33 am

    Pendemo juga manusia..

  12. 12 suci April 23, 2008 pukul 3:19 pm

    good luck!

  13. 13 jiki April 23, 2008 pukul 3:53 pm

    siap-siap terbang

    *filenya dah kukirim, selamat lembur*

  14. 14 Tigis April 23, 2008 pukul 5:36 pm

    peserta demonya kebanyakan kaum hawa ya ? wah ya wuenak tenan … :)

    jwban menejemen 2 hari lagi ya, jgn2x masuk liputan 6 nanti…

  15. 15 theloebizz April 24, 2008 pukul 12:04 am

    ini demo utk apaan sih?

  16. 16 Bagindo April 24, 2008 pukul 12:43 am

    Aksi massa, sesungguhnya, akan didengarkan jika disertai dengan radikalisme. catat, radikalisme, bukan anarkisme.
    jika demonstrasi “kemayu”, gak bakalan didengerin. :mrgreen:
    selamat berjuang, kawan!

  17. 17 OraJere April 24, 2008 pukul 12:12 pm

    Selamat berjuang kawan!
    perjuangkanlah apa yang menjadi hakmu!
    Salam kenal ya :)

  18. 18 BaPaKnYa TaM-tAm April 24, 2008 pukul 1:19 pm

    iki demo menuntut soal hak yg mana ya ???…hak cuti?…hak mo pipis ke belakang?…ato minta hak maem ?…mohon dipertegas ya…?!..mode takon maksa : on

  19. 19 tehaha April 25, 2008 pukul 4:15 pm

    suarakanlah kebenaran..
    karena dia tak akan pernah mati..!!!
    salam..

  20. 20 tony April 25, 2008 pukul 9:28 pm

    Hm..tetep saja yang marginal yang terjajah
    selamat berjuang, awasi kapitalis! hehehe….

  21. 21 Rizki on benbego April 25, 2008 pukul 10:20 pm

    keep figthing, terus maju bro. perjuangkan sebagaimana che bilang!

  22. 22 regsa April 26, 2008 pukul 12:10 am

    #langit jiwa
    makasih mas

    #almas
    mau mengisi lowongan itu ?
    Siapkan CVnya . :mrgreen:

    #arul
    smoga

    #diorockout
    kayak lagu saja

    #suci
    ooo yes..smoga

    #jiki
    terbang nyang dhi ?
    lembur? tapi tolong dibikinin kopi ya ?

    #tigis
    laki dan penuh olie :mrgreen:

    #theloe
    bukan demo kendaraan roda tiga :) tapi demo menuntut hak yang dilakukan temen-temen buruh

    #morish
    mungkin ada tarafnya ghie . Temen-temen coba cara yang agak lunak dulu nanti bila belon ada tindak lanjutnya baru mempelajari cara yang laen.

    #Orajere
    Makasih mbak eh mas
    salam kenal juga

    #bapaknya atam
    Njaluk disediakke transport bagi yang lembur sampe malam, jam kerja dikembalikan seperti sedia kala ( saiki jam lembur semakin sithik je), kesejahteraan .

    Aku jane meh nambahi… UPgrade akses internet jadi 2mg :lol: ning paling malah dipisuh-pisuhi .

    #tehaha
    benar, seharusnya kebenaran harus diluruskan

    #tony
    selalu kalah dan terkalahkan . Kalo ndak demo mengkis-mengkis, kalo melakukan demo di black list lalu suatu saat saya yakin pasti akan ditendang

    #benbego
    sip makasih, saya sampaikan nati kepada teman-teman.
    Btw banyak ebook ternyata di Blog sampeya :)

    #

  1. 1 Free Ebook Che Guevara | Blog Shares Everything Lacak balik pada April 25, 2008 pukul 10:16 pm
  2. 2 Free Ebook Che Guevara | Blog Shares Everything Lacak balik pada April 26, 2008 pukul 12:13 am

Tinggalkan Balasan




regsa.wordpress.com

Blog wagu, ndak mutu dan kadang saru ini terselenggara atas kerjasama REGSA dan SECUIL OTAK yang mendiami kepalanya. Saat ini sedang melebarkan sayap mBeling dan mBajing di kota BATAM.

Ngablak kesehatan

"Mengenakan sepatu basah yang dipadukan dengan rasa lapar mengakibatkan perut kembung"

Pandemen Reggae Indonesia