Hari sudah beranjak gelap, seperti biasa aku baru pulang dari kerja . Wajah kusam, lesu dan bau keringat begitulah keseharianku bila hari baru saja disapa malam . Tapi hari ini kuniatkan tidak terus langsung pulang seperti biasa yang aku lakukan . Ada rencana yang telah kuukir sejak sebelum aku tidur kemaren malam (eh jam 02.30 itu malam ato pagi ?), rencana untuk mengunjungi sebuah ruang dipinggir jalan, dibawah pohon beringin besar .
Dan kini tibalah saatnya aku mengunjungi ruangan itu, sebuah ruang yang tidak begitu besar dengan lampu benderang, ditunggui seorang laki-laki berpakaian hitam ,sebuah kursi besi yang sudah sobek-sobek kulit busanya dan sebuah meja yang penuh alat-alat tajam . Lalu akupun duduk disitu, seperti pesakitan yang sedang menunggu sidang berakhir, pasrah kusandarkan punggung .
Lalu laki-laki berpakain hitam itu mengikatku, membelengguku dari leher sampai menutup setengah badan . Tubuhku gerah, tanganku tak bisa leluasa bergerak dan leherku terasa tercekik . Hanya diam yang kumampu tanpa daya untuk sekedar bertanya “Akan kau buat pepeskah tubuhku ?“
Oh ya, kurang lebih satumeteran didepanku ada sebuah cermin besar . Ada bayang diriku, pikiranku, kotor otakku, rahasiaku dan semua-muanya tentang diriku terpantul dengan jelasnya dicermin itu . Sebenarnya pengen kusentuh bayangku dicermin itu tapi bagaimana mungkin,tanganku sedang dibelenggu .
Sepersekian detik kemudian sesuatu yang dingin, harum menyegarkan disemprotkan lelaki berpakaian hitam itu disekujur kepalaku . Saya tersadar dan terkejut, jangan-jangan cermin itu menceritakan semua tentang diriku pada lelaki yang tepat berada dibelakangku . Sehingga ia kasihan dan menyemprotkan cairan untuk mencuci segala benak di kepalaku, tapi kayaknya ndak mungkin . Sebelum pertanyaanku terjawab laki-laki itu malah menyambar benda tajam dimeja, melibas semua yang ada dipermukaan kepalaku dengan jurus-jurus nan gemulai layak puteri keraton yang sedang menari . Dengan tangan kanan memainkan benda tajam, tangan kirinyapun lihai menyorong, menekan kadang menjambak kepalaku . Suatu kelihaian tangan yang maha sempurna . Aku hanya diam walo kepala diombang-ambingkan kesan kemari.
Setengah jampun berlalu .
+] mas..sudah, rambut sampeyan sudah pangky dan wajah lebih seger kayak anak SMU yang baru selesai UN .
-]
Blog wagu, ndak mutu dan kadang saru ini terselenggara atas kerjasama REGSA dan SECUIL OTAK yang mendiami kepalanya. Saat ini sedang melebarkan sayap mBeling dan mBajing di kota BATAM.

Cerita pangkas rambut yang mengerikan. Hiiiyyyy…
wah…
slebore anyar,hahaha
tak kirain ceritanya gimana gituh … jebule potong rambut tho
lalu,apa dia mengunakan jurus seribu gerakan tanpa bayangan saat membabat habis rambutmu..?hehehehe….
sa berapa duit di bayar tu tukang cukur?
begh..mau dong dibuat begituan …
*larrrrriiiiiiii*
anjrit kirain apaan kang
hayu mana screenshotnya
hai ini kan tanpa screenshot, artinya kan basbang kang
scream 5?
oough motong rambut di DPR tho… heuheu basi banget ya nyebut DPR –> Dibawah Pohon Rindang…
di botak gak mas??
cerita yang seram… ternyata eh ternyata tukang cukur
narsisme akut yang tinggal dikit lagi dikubur nih
salah deh…
aku ngebayanginnya di outdoor, di bawah pohon beringin gedhe yang angker plus sepi…remang-remang pula.
eeee…ternyata, e ternyata..
duuhh..tiwas membayangkan yang horor2..huhu.
entah kenafa saya tidak terkejut dengan ending seperti ini
*pulang cengar-cengir*
“waduh mas, ada kamtib.. !” sambil lari terbirit2x meninggalkan pale lu yg baru kecukur sebelah….
haiyah…
cukur wae…
dicukur apane ?? sirahe ??
#rifky
tutup mata..wiii
#goop
slebor becak ndess
#elys
laa perkiraan sampeyan apa ?
#langitjiwa
saya belon pernah melihat jurus kanuragan sehebat itu sebelumnya..kisanak
#erick
10.000 murah meriah
#okta
dibegituin..lah
#geblek
wahh mulai ngo bisnis tho ???
screen shote nyusul
#eko
heheh..
#tc
hehe di DPR dengan potongan ala kuncung bawuk..lebih jadul lagi kahan
#hanggadamai
dibotak ? biar kayak orang pinter maksute?
#totok
iya, ndak bermutu ya ..kekeke
#almas
ah itu cuman perasaan abang saja
#marsini
sampeyan ketipu juga ya..?
#stey
laah, apa pohon beringin ki selalu horor po ?
#jiki
kayak punyanya sapa ya ? :mesem:
#tigis
sip thoo malah ndak mbayar
#nies
cukur kok wae..piye tho ?
sing dicukur idepku, gondrong je, nganti rak iso namati opo2