Arsip untuk Mei, 2008

Bunuh Diri

Pernahkah sampeyan merencanakan untuk membunuh diri sendiri, membikin plan pada tanggal sekian bulan sekian akan menyudahi kehidupan didunia dengan menyayat nadi ato menggantung diri . Kalo jawabannya iya, ya tidak apa-apa wong itu kehidupan sampeyan sendiri, ngapain saya repot-repot mencegahnya tapi dengan satu syarat lho ya, jangan ajak saya karena pastinya akan merepotkan anda nantinya .

Satu hal lagi sebelon anda mencari peralatan yang mendukung rencana anda untuk mati, ambil cermin dan lihat bayangan sendiri dan tersenyumlah . Dan bila tersenyumpun udah ndak mampu coba keluar rumah liat birunya langit, liat sekitar, liat anak-anak kecil yang bermain,kehidupan yang indah bukan ? Kehidupan indah kok mau ditinggalin, rugi tho ? selanjutnya

Serpih

Selamat datang kawan sapamu, saat seperti biasa aku terduduk dipenghujung malam, memunguti rempah, menjumput serpih , kususun keduanya dengan teratur, satu jenis satu ukuran diatas selembar kain putih yang mulai usang. Diam dalam semilir angin yang bersemedi dengan alam .

Kawanku mulai jengah, tak sabar melihat apa yang kulakukan . Teriak, mencabik seluruh simpul syarafku . “Heyyy..Apa yang kau lakukan dengan serpih dan rempah itu, apakah kamu ingin meniru Kalijaga yang menyusun tatal-tatal menjadi tiang kokoh penyangga Masjid ?” Akupun mulai terganggu, serpihan selanjutnya

Teman

Zaini, Yen, Ni tapi aku lebih seneng memanggil dirinya dengan Suk !! . Seorang teman yang kukenal 12 tahun yang lalu . Saat sama-sama sok jadi Mahasiswa di Kota nJogyakarta . Runtang-runtung kesana kemari, untung saja dia seorang lelaki jadi pertemanan kami ndak berlanjut ke jenjang pernikahan .

Penampilannya waktu masih sama-sama di Jogja dulu kurang lebihkayak gini, jenggot yang kegondrongannya mengalahkan rambut kepalanya, celana jins kumal cingkrang yang saku belakangnya merumbai slayer Lea Cooper, sepatu kulit warna putih . Stylenya dalam berpakaian sehari-hari, kemaki,jadoel ra mutu . Satu lagi Jaket kulit hitam yang udah luntur warnanya warisan dari saudaranya yang Poltas, tapi jaket kulit ini nasibnya naas dijual karena kehabisan duit untuk bayar kost . :lol: . Dan parahnya lagi selalu mengaku bahwa dia dilahirkan sebagai orang yang paling nganteng seantero Salatiga, tempat tumpah darahnya . Pengakuan diluar kendali seorang manusia, saya kira . selanjutnya

Byar Pet

Gambar diatas bukan merupakan contoh penggunaan stop kontak yang baik . Kabel berseliweran, semrawut kesana kemari bak ranjau yang siap menyengat siapa saja yang tidak hati-hati bila memasuki kamar saya :mrgreen: . Di photo itu saya cuman mau menggambarkan betapa saya sangat tergantung dengan alat-alat yang membutuhkan aliran listrik sebagai sumber tenaganya . Saya juga begitu dimanja oleh listrik . Mau ini tinggal klik, mau itu tinggal clup . Begitu dipermudah ternyata hidup saya di jaman kuda ngisap shabu ini . selanjutnya

Halaman Berikutnya »


regsa.wordpress.com

Domblang-domblongnya bocah hitam, dekil dalam melihat hingar bingarnya dunia yang dituangkan dalam bentuk tulisan kecil eh pendek .

Pandemen Reggae Indonesia

Ngumpul ngumpul

Batam Blogger community