Kita sedang puasa …
>>bukan begitu dot ?
mechotot kesana mechotot kesini
Kita sedang puasa …
>>bukan begitu dot ?
Satu demi satu pejabat ditangkapi karena telah melakukan penyelewengan kekuasaan . Entah itu karena menerima suap atopun memelintir dana demi kepentingan pribadi ato golongan . Dari eksekutif,legislatif ampe penegak hukum (yang semestinya mbikin kapok koruptor) telah terkotori oleh virus ini .
Lalu apa yang menyebabkan orang-orang semprul itu melakukan tindakan yang hina dina ini . Adanya nafsu keserakahan, gaya hidup yang tinggi ato keinginan untuk hidup bermewah ria . Perpaduan yang ciamik dari beberapa hal tersebut akan menimbulkan energi yang berlebihan untuk memutar otak, gimana cara mengeruk uang dengan mudah yang bersenjatakan kekuasan yang dimilikinya . Dengan kekuasaan apapun mudah untuk didapatkan, tanpa dimintapun amplop manis selalu menggoda di balik tumpukan map-map .
Tindak pidana korupsi kayaknya juga sudah membudaya, dari era ke era saling lilit melilit . Sehingga sulit untuk diputuskan mata rantainya, laa gimana kadang yang bertugas sebagai pemutus rantai ikut terjerembab dalam permainan kotor ini . Rasanya para pelaku ini sudah maen terang-terangan dalam memainkan permainan kotor ini, rasa malu udah terkikis habis digantikan sifat peduli setan yang penting terlaksana segala niatnya .
Gimana membikin para koruptor ini agar jera dan membuat takut orang untuk takut melakukan penyelewengan kekuasaan ? Tentunya dengan memberi hukuman yang seberat-beratnya. Libas semua yang dicurigai melakukan tindakan ini, tanpa pandang bulu maupun ewuh pekewuh .Dan setelah dihukum tempatkan mereka seperti terpidana laen jangan dibeda-bedakan .
Eh iya sekedar ngingetin korupsi itu sama dengan maling, copet dan bandit jadi jangan bangga ngelakuinnya .
>>>picnya dari sini

>> semua gambar diambil dari deviantart.com dengan kata kunci merah putih

Setujukah saya bila Rokok diharamkan ? Jawabannya tentu saja tidak . Kenapa ? Apakah saya mempunyai pegangan dalil yang shahih . Wah saya bukan ahli agama, saya kemringet bila ada yang nanya soal dalil . Wong saya ini perokok, tentunya ngak mau lah kegemaran ngerokok menjadikan deposit dosa saya bertambah
Masalahnya saya sudah bertahun-tahun menikmati kegemaran [tanpa faedah] ini . Mulai belajar merokok sejak jaman SMA, belon nikmati cuman sekedar ngikut . Jaman itu bukannya tidak dilarang oleh orang tua, tapi dilarang karena belon bisa nyari uang sendiri kok udah merokok kalo nyandu dan ndak punya duit untuk beli rokok pasti akan nyuri duit, begitu alasan Bapak saya kenapa waktu saya remaja dilarang merokok, tidak dijelaskan bagaimana bahaya ngerokok itu kek mana . dilanjut ?
Uphuk-an Kawan