Saya itu ndak paham subprime mortgage
Saya juga ndak paham dengan namanya bursa saham
Krisis global apalagi itu bener-bener saya ndak paham, lalu
kenapa upah saya untuk tahun depan dikaitkan dengan hal yang hal-hal yang aku ndak paham .
Woro-woro yang kudengar hanyalah kenaikan upah minum sebaiknya tidak melebihi 6 persen yang berpatokan pada pertumbuhan ekonomi nasional, ini lagi-lagi saya ndak paham .
Ketidak-pahaman mengajarkan patokan pengupahan itu sebanding dengan standar kehidupan layak, bisa jadi kalo ikut patokan pertumbuhan ekonomi nasional akan mbikin pertumbuhan ekonomi saya turun lebih dari 6 persen yang mengakibatkan saya harus menambah lagi lubang diikat pinggang saya.
Para juraganpun berkoar pilih PHK atau UPAH TETAP !! Yang sayangnya kali ini saya ndak bisa milih “atau” . Tapi ini seperti bukannya ngasih pilihan tapi lebih nampak seperti ancaman . Kalo di PHK tentunya saya akan kehilangan pekerjaan kalo pilih UPAH TETAP, taraf hidup merosot karena harga-harga ndak pernah toleransi dengan upah yang saya terima . Juragan kali ini, lagi dan lagi membuat saya tambah ngak paham.
Lalu ketidak-pahamanku bertanya kepadaku, apakah kali ini saya juga akan kembali kalah ?
Saya adalah penyuka musik reggae, sekedar suka ndengerin ngak akan bisa kalo disuruh untuk menyanyikan apalagi disuruh untuk mengiringi dengan alat musik . Kalopun dipaksa disuruh menyanyi mungkin akan mengubah irama musik reggae menjadi mars dan pada akhir lagu berubah seketika menjadi hymne..
Domblang-domblongnya bocah hitam, dekil dalam melihat hingar bingarnya dunia yang dituangkan dalam bentuk tulisan kecil eh pendek .

Uphuk-an Kawan