Setelah sekian lama tidak posting, akhirnya timbul juga rasa kangen untuk kembali menulis diblog ini . Bukan karena sibuk dengan kerjaan sehingga blog ini ditelantarkan begitu saja, dan juga bukan karena waktunya habis untuk nimbang duit yang berkwintal-kwintal wong saya masih kere tapi ngaya, yang waktunya masih banyak tersisa dan terbuang percuma .
Selama 2009 ini baru dua kali saya masuk Dasboards blog, pertama waktu posting 2009 January lalu dan saat ini . Walo begitu saya masih tetep hapal dengan passwordnya, laah cuman 4 digit angka 1234, paduan yang simple dan mudah diinget bagi orang pikun sekalipun
. Halaah siapa yang nanyak ?? Bukan ini hanya sekedar basa-basi saja, juga biar postingan ini kelihatan panjang .
Walau tidak ada hubungannya dengan kemalesan saya mengupdate blog ini, kota Batam akhir-akhir ini panas banget, gerah, kemringet always . Kalo suhu ndak turun-turun rasanya sudah pantes saya beli unta ataupun menanam kurma . Secara ilmiah saya ngak tahu kenapa temperatur kota ini semakin panas ( kalo sampeyan masih ngotot pengen tahu, sumpah saya bener-bener ngak mudeng ) .
Atau suhu yang memanas ini diakibatkan banyak poster, baliho maupun bendera yang memenuhi taman-taman kota, pinggir-pinggir jalan maupun disetiap sudut-sudut kota . Poster atau baliho yang memajang orang yang tersenyum walo dihari-harinya jarang tersenyum, dengan tak lupa dibubuhi sederet kalimat manis berupa janji . Ini cuman prediksi ngoyo woro saya, ini cuman siklus politik lima tahunan . Yang pasti hal-hal seperti itu tidak sampai mempengaruhi alam kotaku .
Berbicara mengenai politik atau pemilu yang sebentar lagi akan dilaksanakan . Disela rehat ngopi di Pt, sempat berbincang sok jadi pengamat politik cap sandal jepit dengan seorang teman biasa saya panggil Kang Mur, dengan tema “Bagaimana Caleg yang berhasil itu ?” Saya bilang, caleg yang berhasil baru dapat terlihat setelah menang dalam pemilu dan duduk didewan lalu bertindak atau memperjuangkan segala janji-janji yang telah diomongkan waktu kampanye atau dengan kata lain ia sanggup memegang amanah yang telah diberikan rakyat sehingga ia dapat duduk, mewakili rakyat di dewan.
Kang Mur cuman gedeg-gedeg mendengar jawaban saya , ” Jawabmu runtut kayak buku…Ger. Hal-hal yang kamu jabarkan itu emang bener, tapi bukan hal yang istemewa . Hal wajar bila Caleg terpilih yang kemudian duduk didewan harus memperjuangkan rakyat, semua rakyat loh, bukan hanya rakyat yang memilihnya juga bukan rakyat yang memakai kaos yang sama pada waktu kampanye . Tapi saya kok malah berpendapat laen, Caleg yang berhasil atau sukses adalah caleg yang tidak terpilih atau kalah di Pemilu tetapi masih tetep memperjuangkan visi dan misi seperti yang dia sampaikan waktu berkampanye . Ini baru pantes kita sebut istemewa, pejuang sejati.
“Emang ada orang seperti itu, Kang ? Tanya saya sambil nyruput kopi yang masih mengebul.
“Jangan pesimis dulu, dari sekian banyak orang caleg tentunya ada, yang bener-bener berjuang demi rakyat bukan hanya mengharapkan udang dibalik batu .
“Lalu gimana nanti atau saya ndak usah milih saja, biar caleg yang saya pilih kalah agar bisa tahu apakah dia pejuang sejati ato enggak ?
“Memilih dan tidak memilih adalah hak kita, tapi lebih bijaksana apabila kamu menggunakan hak pilihmu . Hayoo..tinggal cari caleg yang kamu kenal latar belakangnya, kiprahnya yang dulu-dulu . Cari inpo sebanyak-banyaknya sebelum kamu memutuskan untuk menconteng namanya .” jawab Kang Mur sambil mengunyah permen mint.
“Itu masalahnya, saya ndak ada yang tahu apalagi kenal, gimana lagi ya ?”
“Trembelane.. pilih aja mbokmu, pakdhemu, paklikmu !!!”
“Weee..kok nesuuu ?!” Bell tadi kerjapun berbunyi mengakhiri diskusi yang tiada mutu itu
Sementara ini dulu yang saya tuliskan, sebelum topiknya lari kemana-mana,wong cuman ngasih tahu betapa panasnya cuaca Batam kok melebar ke Caleg segala
.
Mudah-mudahan dengan postingan yang kedua ditahun 2009 ini saya jadi hot posting lagi .
Domblang-domblongnya bocah hitam, dekil dalam melihat hingar bingarnya dunia yang dituangkan dalam bentuk tulisan kecil eh pendek .

aku mo komeng apa ya
:binun:
halah…wong cuman ngisi absen wae, podho dikeplak
:kaburr dengan nggaya:
owh kirain saya aja yg kepanasan
ruang batam jadi sempit gara2 baliho laknat di pinggir jalan itu kali kang
atau gara2 mesum merajalela, husss
selama beberapa minggu terakhir gue mikir ini kamar gue panas gara2x komputer yg nyala mlulu. Ternyata bukan krn itu ya
kalo nimbung duit berkwintal-kwintal rasanya ga mgkin hiatus slama ini. Mungkin berton-ton.
Kalo kebetulan melintas di jalan arah sekupang-tanjung uncang, setelah perumahan PermataHijau, di kiri jalan ada foto caleg yg tiap kali lewat situ pasti aku ngguyu kepingkel pingkel ngelihat posenya. Beliau dgn tampang serius (tp matanya ‘kosong’), jari telunjuknya menuding bathuke dhewe. Lucu tenan. Opo maksude??
kalo saya: biarkan para caleg jadi-jadian itu dalam ke-blunder-annya. mudah-mudahan masyarakat lebih ‘tanggap hing sasmita’ tahun ini
met taon baru lagiiiiiiiii
*dihajar sendok*
ketara otakmu wes keblinger.. dah nikah belom??/
nek udan.. jare udan terus…
tiwas pana.. nggersah… alah le, le,… njaukmu opo tho le???
“Pengen masuk surga? Coblos saya Caleg Partai Pantat no 987 DRS. Edan Mampus SE, SiP, MM, MBA, BA, Msc, PhD”
hahahahha
selamat sore,mas.
sdh lama aku tdk berkunjung kesini.
bagaimana khbrnya
salamku
dengan begitu banyak partai, apa nggak tambah bingung? mestinya nggak sih, karena toh kebanyakan geng-nya itu2 saja..
btw, hari ini jakarta hujan, sa. horeee *ngadem*.
Untung wis udan dadi saiki lumayan adem…
susut otake regsa kepanasan :p
ndez..
aku pindah kesini ya.
please sebarkan berita besar ini.. halah,, hahahahaha
ng solo baliho caleg wis ilang tapi yo tetep panas..