
Sudahlah kawan. apa yang kau lamunkan, keputusan para petinggi itukah ? Yang menghargai tenaga, cucur keringatmu seharga sepasang sepatu yang dia kenakan waktu rapat soal penentuan upah kita . Dan apakah kamu sedang mengharap bantuan dari air laut yang kau pandangi agar berpihak kepadamu, menyokongmu, berdiri dibelakangmu . Tolol kamu itu cuman air yang ndak kan sanggup menolongmu .
Sudahlah jangan kau mintai pendapat dari air itu, gimana cara kamu mencukup-cukupkan gaji yang tak seberapa itu untuk membayar kontrak rumah petakmu, untuk biaya sekolah anak-anakmu, untuk beli susu bayimu ato untuk beli pembalut penyumpal vagina istrimu . Sampai tahun depanpun kau takkan mendapat jawabannya . Betapa bodoh kau mengharap kepeduliannya .
Sudah jangan berharap banyak, cepat kau kencangkan baut-baut pekerjaanmu kalo ndak mau ditendang tanpa syarat oleh juragan dan dipercepat masa kontrakmu .
==============================================
Tulisan diatas pernah kuposting setahun yang lalu, bercerita ato lebih tepatnya keluh desah.. eh kesah seorang buruh yang selalu dikuyo-kuyo, selalu tergagap-gagap karena harga kebutuhan pokok selalu melambung tinggi tidak sesuai dengan upah yang diterima tiap bulannya .
Lalu apa hubungannya dengan hari ini ? Sebenarnya ngak ada sama sekali . Cuma besok adalah waktu untuk memilih presiden untuk masa tugas 5 tahun kedepan . Yang menjadi pertanyaan adalah, apabila kita sudah mendapat pemimpin (siapapun yang terpilih) dari hasil pemilihan umum besok, keluh kesah semacam itu masih akan kudengar lagi ?
Tapi bukankah waktu kampanye kemaren kita, kaum buruh sering disebut-sebut, seakan-akan segala curhatan kita akan ditindak lanjuti bahkan ada yang berani bikin kontrak . Kampanye, janji, saya pesimis dengan komitmen yang hanya diobral pada masa-masa mereka membutuhkan suara kami untuk sekedar duduk dikursi empuk istana kepresidenan.Yang dibutuhkan adalah tokoh yang bener-bener berjuang untuk kami, sepanjang waktu.Bersedia merangkul kami saat tanggal tua, memberikan sandaran waktu kita ditagih utang
.
Mudah-mudahan yang terpilih merupakan terbaik dari yang terbaik dan bener-bener bisa memperjuangkan kami tanpa harus diawali janji . Sehingga kelak tidak ada keluh kesah seperti ini lagi .
Akhir kata Selamat Nyontreng..!!!
Domblang-domblongnya bocah hitam, dekil dalam melihat hingar bingarnya dunia yang dituangkan dalam bentuk tulisan kecil eh pendek .

woh itu sampean mlangkring di pipa itu ?
eniwe kalau ndak ada keluh kesah ya bukan indonesia lagi namanya
repost…hmmmm
penyakit menular dan berbahaya ternyata
engg…tulisannya bagus mas
semoga ya mas…
semoga perang segera usai…
mudah-mudahan yang terbaik menang…..
berjuanglah……
kenaikan harga terasa cepat buanget ya sa.. heran.. yg duluan jadi korban justru yg paling harus dilindungi..
aku juga repost….. repost golput
*eh aku lupah*
ebuset itu ketiak punya sapah?? sekseh amit
visit my blog
http://jerzz.wordpress.com
aku juga recoment: mulih le.. mbok dhe kangen..
laut..laut kerjo terus ra mangan kaliren ngko
penuh bersemangat, aku jadi terharu
@geblek
heheh.. begini salah. begitu salah
@lainsiji
ikutan siapa ? wong punya saya ndak di password
@lutfia
semogyaa.. amin
@javanese
amin.bu
@komuter
sama-sama berjuang mas
@mpok
tapi masa kampanye kemaren yang berhak dilindungi banyak disebut-sebut tapi seiringnya waktu, suaranya makin ikut pudar
@almas
tahun ini saya milih. Dan keknya 5 tahun nanti ngak akan milih lagi kalo para politisi masih bersifat kek gini lagi
@sayur
hehehe..mas-e
@kechenk
hehehe.. sip. Btw ngandi wae Gan rak tau ngetok?
@unie
hehehe…