Tahun Politik

img_660_442_jokowi-pra_1535541491bowoDari kota sampai pelosok desa saat ini banyak terpasang bendera partai,baleho caleg dan spanduk capres. Ada yang dipasang secara rapi adapula yang ditancapkan secara asal-asalan bahkan banyak yang tumbang berserak terkena angin. Spanduk dan baleho desainnya monoton serampangan. Apakah segala atribut kampanye tersebut membuat daerah kita semarak,indah warna-warni ? Jawaban saya tidak, kampung saya malah jadi  terkesan kotor semrawut. Saya juga tidak bisa merekam dipikiran nama caleg-caleg yang tergambar dispanduk.

Beralih ke media masa baik televisi maupun surat kabar, saya belum mendapati program-program yang mereka tawarkan yang bisa membuat saya menjatuhkan pilihan. Di media tersebut malah dipertotonkan bagiamana cara memaki, membodoh-bodohkan dan berbagai macam kebohongan untuk saling menjatuhkan. Bagaimana kami yang awam ini bisa dewasa berdemokrasi kalau kaum diatas sana hanya mempertontonkan hal-hal yang demikian. Ajari kami berpolitik yang santun, pertontonkan peperangan adu argumentasi tanpa emosi. Baca lebih lanjut

Iklan

Ibu Pergi

img-20180801-wa0017Pukul : 21.30 WIB

Tanggal : 24 Juli 2018

Ada telpon dari adik : Mas, ibuk meninggal.

Aku tercekat diam,duduk diujung kasur berkali-kali kuucap istighfar.Antara lemas, bingung campur aduk jadi satu,harus segara pulang . Setelah sekian menit aku beranjak mengambil jaket,menitipkan laptop dan setumpuk pekerjaan kantor ke satpam untuk diserahkan ke teman (saat itu aku sedang lembur). Setelah itu kugeber mobil,sendirian,pikiranku kosong,rokok selalu kusulut aku kalut.

Setelah pintu keluar tol Salatiga aku baru sadar betapa bahaya menyetir mobil dalam keadaan seperti itu dan baru ingat kenapa aku tidak mengajak barang kakak dan adik ipar. Aku tepikan mobil,aku telpon sepupu yang tinggal di Solo untuk kuajak bareng pulang ke Wonogiri. Baca lebih lanjut

Handphone Thole Hilang

Handphone klangenan anak lanang sore itu raib entah kemana.Yang namanya bocah dengan berbagai macam keteledoran hanya berucap haiqul yakin bahwa hpnya ia taruh disofa depan televisi.Hanya plonga-plongo sambil menahan tangis saat dimarahi ibunya dan saya menjauh ndak tega melihat wajah lugunya.
Handphone itu sebenarnya bukan barang penting bagi anak saya hanya sebagai perangkat main game bukan untuk sarana berkomunikasi.Tapi kalo ndak dibatasi barang itu ndak pernah lepas dari tangannya.
Singkat cerita seisi rumah jadi detektif dadakan,olah tkp,introgasi korban sampai pengembangan siapa yang masuk bermain pada saat kejadian,untuk dugaan diambil teman kami kesampingkan karena menuduh anak orang tanpa bukti yang kuat akan menggegerkan dunia persilatan. Baca lebih lanjut

Dikejar Maling

Setelah lupa pasword dan melakukan reset melalui email akhirnya bisa masuk ke dashboard blog ini. Sudah hampir tiga tahun tidak pernah update blog ini.

Eniwe, hari Sabtu, 14 Februari kemarin rumah disatroni maling, saat itu rumah dalam keadaan kosong.Saya seperti biasa tiap weekend pulang kampung mengunjungi anak istri dan keponakan ada kegiatan dikampus. Yang pertama mengetahui malah adik saya yang kebetulan lewat depan rumah.Kronologisnya seperti ini ;

Jam 14.00 : Adik dan suaminya lewat depan rumah pintu pagar masih terkunci.

Jam 17.00  : Adik kembali lewat, kondisi pagar sudah terbuka, jendela juga terbuka.Dikirannya keponakan sudah dirumah, setelah dipanggil-panggil tidak menyahut adik mengintip kamar dari jendela ternyata kondisi kamar depan sudah tidak karuan, tralis sudah jebol. Kesimpulan : Ada Maling Masuk. Baca lebih lanjut