Handphone Thole Hilang

Handphone klangenan anak lanang sore itu raib entah kemana.Yang namanya bocah dengan berbagai macam keteledoran hanya berucap haiqul yakin bahwa hpnya ia taruh disofa depan televisi.Hanya plonga-plongo sambil menahan tangis saat dimarahi ibunya dan saya menjauh ndak tega melihat wajah lugunya.
Handphone itu sebenarnya bukan barang penting bagi anak saya hanya sebagai perangkat main game bukan untuk sarana berkomunikasi.Tapi kalo ndak dibatasi barang itu ndak pernah lepas dari tangannya.
Singkat cerita seisi rumah jadi detektif dadakan,olah tkp,introgasi korban sampai pengembangan siapa yang masuk bermain pada saat kejadian,untuk dugaan diambil teman kami kesampingkan karena menuduh anak orang tanpa bukti yang kuat akan menggegerkan dunia persilatan.
Hari berganti minggu kami sudah mengiklhaskan Hp yg telah hilang,anak saya juga sudah disibukkan dengan belajar menghadapi UTS,diapun melalui hari-harinya dengan biasa tanpa gerah uyang karena tidak bisa main game dan yang membuat saya bangga bercampur trenyuh dia tidak pernah minta Hp baru sebagai pengganti hpnya yang hilang,dia tahu kondisi bapaknya haha.
Dua hari yang lalu saat ibunya bersih-bersih kamar,membongkar kasur untuk menyapu segala debu ternyata hpnya Thole terselip disitu,nyungsep ampe casingnya berjamur.Seisi rumah tertawa lega menutup kasus Hp hilang dengan happy ending.Ternyata Hp di’umpetke’ Gusti Allah supaya anak saya konsetrasi dulu ke UTSnya.Ahh Gusti jailMu membawa hikmah.