Tinggalkan komentar

Dikejar Maling

Setelah lupa pasword dan melakukan reset melalui email akhirnya bisa masuk ke dashboard blog ini. Sudah hampir tiga tahun tidak pernah update blog ini.

Eniwe, hari Sabtu, 14 Februari kemarin rumah disatroni maling, saat itu rumah dalam keadaan kosong.Saya seperti biasa tiap weekend pulang kampung mengunjungi anak istri dan keponakan ada kegiatan dikampus. Yang pertama mengetahui malah adik saya yang kebetulan lewat depan rumah.Kronologisnya seperti ini ;

Jam 14.00 : Adik dan suaminya lewat depan rumah pintu pagar masih terkunci.

Jam 17.00  : Adik kembali lewat, kondisi pagar sudah terbuka, jendela juga terbuka.Dikirannya keponakan sudah dirumah, setelah dipanggil-panggil tidak menyahut adik mengintip kamar dari jendela ternyata kondisi kamar depan sudah tidak karuan, tralis sudah jebol. Kesimpulan : Ada Maling Masuk.

Menurut cerita adik dan foto yang dikirimkanke saya rumah bener-bener dalam keadaan kacau balau seperti sehabis diterjang puting beliung.Baju, buku, kertas, duit receh di celengan bagong disebar kemana-mana ampe printer dibuka-buka….gek apa ya mungkin aku nyimpen duit didalam printer tho guys!!

Begitu dapat kabar saya langsung panik dan lemes, saat itu saya sedang mampir makan di Solo Baru, sop buntut panas suasananya  hujan, pas dan manteb pokoknya. Adik telpon ke istri mengabarkan petaka itu pas ketika sop buntut sudah tandas kedalam perut, coba kalo kabarnya pas baru dihidangkan tentunya jadi tidak doyan makan, mubazir khan? khan.. Setelah nanya ini dan itu ke adik via hp dan pakai adegan lemes segala, hp saya tutup terbesit saya pengin langsung tancap ke rumah Semarang, saya hirup nafas lagi saya putuskan keesokan hari saja balek Semarang, kalo dipaksakan malah kasihan anak istri.

Setelah jalan saya mikir dan menanyakan pada diri saya sendiri kenapa saya harus panik.. saya sehat, keponakan dan semua keluarga juga selamat, saya tidak menyimpan duit yang berkarung-karung atau barang berharga dirumah Semarang. Satu-satunya barang berharga adalah dokumen dan ijasah PT swasta dan tidak favorit itupun masih ada. Setelah itu saya dapat tersenyum dan saya yakin ada hikmah yang saya ambil kenapa Sang Sutradara Kehidupan memasukkan adegan yang sedikit menegangkan di kehidupan saya, saat ini tentu saya belum mendapatkan tapi suatu saat jawaban pasti akan saya dapatkan.

Oo ya, ini sebenarnya kejadian yang kedua kalinya dan smoga yang terakhir selama hidup di Semarang, dua tahun yang lalu sepeda motor saya diembat maling dan tidak ada khabar beritanya lagi sampai sekarang, muspro ditelan bumi. Tapi saya sudah ikhlas mudah-mudahan motor saya dipakai oleh orang yang benar-benar membutuhkan.
Kembali soal kebobolan, akhirnya keesokan harinya (minggu) saya bertolak kembali ke Semarang, singkat cerita sampai ke TKP tapi sudah dalam keadaan bersih dan rapi lagi seperti tidak terjadi apa-apa.Hatur nuhun ibu dan semua yang telah susah payah merapikan rumah.

Seperti yang saya duga memang tidak ada kerugian yang berarti,cuma sedikit kerugian sebagai berikut :

  1. Helm Full Face KYT, kondisi mulus,jarang dipakai karena disayang-sayang
  2. Jam tangan Seiko Chronograph kondisi banyak daki karena jarang dibersihkan, rusak ICnya, umur sudah 10 tahun.
  3. Gembok pagar kondisi bagus dan lancar karena habis dikasih olie
  4. Paku 4 buah untuk pasang besi teralis kembali.

Kejadian ini cuma saya laporkan ke Pak RT dan Satpam Komplek saja, karena saya tahu Polisi lagi sibuk dengan masalah yang dihadapi dengan KPK.

Sedikit pesan dari saya, apabila meninggalkan rumah minimal menitipkan ke tetangga sebelah supaya sedikit ikut memantau kondisi rumah selama ditinggalkan.

Sekali lagi semoga kejadian ini merupakan yang terakhir bagi saya dan tidak menimpa ke sampeyan -sampeyan semua.

7 Komentar

Lagu

Saya lupa kapan tepatnya terakhir mendengarkan lagu, yang saya maksud mendengarkan yang benar-benar mendengar bukan sekedar menyetel lagu tapi hanya digunakan sebagai teman untuk melakukan aktifitas ato sarana pembunuh sepi saat bekerja sendiri.Malam ini saya niatkan untuk mendengarkan lagu,menikmati nada demi nada,meresapi kata demi kata dalam tiap syairnya.
Yaa..akhir-akhir ini waktu saya memang habis untuk bekerja dari pagi ampe malam.Tubuh belum sempat rileksasi tapi karena saking capeknya langsung tertidur.Saya kelupaan bahwa tubuh dan jiwa butuh istirahat,butuh hadiah ato sesuatu yang bisa membuat dia segar kembali.Sesuatu itu adalah dengan melakukan apa yang saya sukai diantaranya adalah mendengarkan lagu.
Malam ini saya berjam-jam mendengarkan lagu,membongkar koleksi cd dan kaset menyetel satu demi satu,memfungsikan tape compo saya kembali.Ada kelebat memori masa lalu ditiap lagu yang saya dengar kadang membuat tergagu dan tersenyum wagu.Haha..semua kenangan yang terhapus dipikiranku ternyata masih menempel ditiap lagu koleksiku.
Secangkir teh sedikit manis,tembakau tanpa cengkeh dan gelegar suara lagu,maaf kali ini aku tidak mau diganggu

4 Komentar

Sudah Mulai Hujan

Setelah udara panas menyengat dan kekeringan mulai nampak dimana-mana akhirnya hujan turun juga,walau belum tiap hari turun tapi suasana sudah berbeda.Mendung yang selalu menggantung,angin yang bertiup dingin basah sebagai tanda bahwa saat ini sudah bener-bener musim penghujan.
Pohon yang meranggas kepanasan mulai malu-malu menampakkan senyumannya,rumput-rumput liar mulai semarak lagi ditiap sudut pekarangan tak berpenghuni.Tanah yang menganga kerontang mulai merapat lagi dan ahh.. ada bau basah tanah.Sorak gembira penuh rasa syukur terucap dari kadang tani,hujan telah datang itu berarti sawahnya bisa ditanami lagi.
Tapi ada juga menganggap hujan sebagai awal datangnya musibah,yap banjir,tanah longsor pasti akan dipertotonkan dilayar televisi.Apakah hujan membawa musibah? tentu saja tidak,air adalah sumber kehidupan itu bukti rasa sayang Tuhan terhadap manusia.Musibah-musibah itu datang bukan karena hujan tapi karena ulah tangan-tangan kita sendiri,tidak menjaga kelestarian alam,membabat hutan tanpa pandang bulu,tidak ada resapan air yang memadai,buang sampah sembarangan dan banyak lagi contoh lainnya.
Mari syukuri datangnya musim hujan tahun ini,smoga bisa kembali menyuburkan tanah-tanah kita lagi,menentramkan dan mendinginkan negeri ini.Gusti matur sembah nuwun.

7 Komentar

Ketigo ing Tlatah mBaturetno

Mangsa ketigo taun iki jane ora begitu suwe, sanajan mangkono efeke pada karo ketigo sing suwe. Lahan pertanian pada nela kekurangan banyu, sumur-sumur pada asat, wit-witan pada garing kemlingking. Sing paling parah sak umur-umur aku ora tau weruh luapan waduk Gajah Mungkur ing sak kulon Baturetno Wonogiri kering kerontang dadi bisa diliwati kendaraan nyang arah Eromoko.
Daerah selatan Wonogiri memang langganan kekurangan banyu nek mangsa ketigo, soko jaman bahulak nganti jaman facebook saiki.Ngolek banyu kanggo kebutuhan sabendinone angel banget, nek gur ngejibke bantuan saka mobil-mobil tangki ora bakan nyukupi.
Nek disawang-sawang saben sore saiki langite wis katon mendung peteng sanajan urung udan bress.Alhamdullilah ya, sesuatu.  Mugo-mugo gek ndang udan ben lemah-lemah iso ditanduri, gunung-gunung dadi ijo maneh ugo wong-wong dadi ayu-ayu ngantheng-nganteng mergo sregep adus maneh.

3 Komentar

Hi Word

Pertama kabar saya baik-baik saja. Baik dari berbagai hal, makan lancar, tidur pulas, ke WC juga selalu ontime .
Kedua kabar saya baik-baik saja. Baik dari hal keperjakan saya hilang oleh wanita yang saya cintai . Itu bukan berarti saya penganut madzab al-free sex tapi saya sekarang sudah punya istri yang ayu genuk deblong (menurut saya sih) . Ah…jadi suami orang.
Ketiga kabar saya baik-baik saja.Baik dari kembali teringat pasword blog ini.
Keempat kabar saya baik-baik saja. Baik dari punya hasrat menulis posting walo banyak kata saya ditulisan saya ini.
Kelima kabar saya baik-baik saja. Baik dari keinginan mengucapkan mohon maaf lahir dan batin walo sudah terlambat, tapi apa salahnya karena bulan Syawal masih belum habis.
Keenam kabar saya baik-baik saja . Dan berharap kabar kalian juga demikian

12 Komentar

Wening

Ning..terima kasih

31 Komentar

Semarang Ai Yem Kaming

Saya hidup di Jawa Tengah (bagian ndeso tahun 1990 saja PLN baru masuk) dari mulai orok, ngalamin mimpi basah sampai tubuh ndak pantes lagi make seragam SMA . Walo begitu saya ndak paham sama sekali seluk beluk Ibukota Propinsi Jawa Tengah,Semarang . Sekali-kali pernah maen juga, tapi biasa ndak betah dengan alasan panas, banyak nyamuk dan alasan-lain yang dibuat-buat . Jangan tanya soal Simpang lima , Kota lama ato Tugu muda kayak apa, saya betul-betul ndak tahu persisnya kek gimana.

Tapi nasib menuntun saya untuk hidup di Kota Semarang saat ini . Tepatnya masih sekitar 2 mingguan,  tetep belon tahu arah, masih merasa menghadap selatan kalo shalat :mrgreen: . Karena itu semalam saya sempatkan diri muter-muter kota, menghapal jalan serta daerah . Siapa tahu bisa dapat cem-ceman yang bikin hati semakin betah tinggal di Semarang..halah.

Perjalanan dimulai jam 11.30 malam, Continue Reading »