Dan akupun hendak mati

Kang pungkasan, pitungkase kangmasmu

Kandaku kang pegat,pegat tan biso runtut

Kanti muncrate geteh pating deleweran

Dadaku kang kejet,kejet tan biso luwus

Usai usiamu kasihku, tlah usai

tlah usai senang, tlah tuntas perang

Usai semesta rasa, semesta duka lara, usai

[GUGUR BISMA/pada kancah BHARATAYUDA, Sujiwo Tejo]

Akhir-akhir ini atau tepatnya sekitar sebulan setengah lebih beberapa hari ini, aku begitu bosan hidup, begitu jengah dengan segala kehidupan yang kujalani,muak dengan rutinitas, mual dengan segala macam konflik, muntah dengan pertanyaan-pertanyaan yang tidak kutemukan jawabannya. Aku rapuh,aku tak setangguh yang aku kira .Singkatnya aku bosan hidup . Aku ingin mengakhiri kehidupan ini seperti Bisma yang mati sekarat dipangkuan kekasihnya, seperti Kurt Cobain yang menembak kepala sendiri . Itu mungkin akan menjadi obat dari penyakit bosan hidup saya .

Aku ingin bunuh diri, membunuh nyawa saya sendiri, menghentikan detak jantung saya sendiri, memaksa tubuh ini agar tidak bernafas secara swalayan . Tentunya aku akan merasakan pengalaman yang begitu dasyat,menjemput kematian. Ya kematian kata yang begitu ditakuti oleh seorang pemberani sekalipun . Tapi kali ini aku yang begitu rapuh ini akan menemuinya, akan merasakan sensasinya gelenjotan tubuh karena sekarat . Jiwa yang lemah ini akan merasakan begitu dasyatnya getaran ketika tersedotnya seluruh cairah darah diseluruh raga . Aku yang pengecut ini akan mendatangi kematian . Kematian sesuatu yang begitu dihindari orang-orang .

Lalu roh akan meninggalkan tubuh saya . Tubuh saya akan kaku membatu, dingin membeku . Tubuh yang aku bangga-banggakan itu sekarang tak ubahnya seperti benda-benda mati, seperti batu kali, seperti meja kursi, diam membisu tak bereksitensi . Tubuh yang membuat aku sombong itu sekarang membujur tanpa ekspresi seperti seonggok patung yang dipahat tanpa rasa seni . Wajah ditubuhkupun pucat pasi dingin tanpa arti tak membutuhkan puja-puji lagi . Tubuhku sekarang cuman seonggok benda, yang bila dibiarkan akan berubah menjadi seonggok bangkai, yang akan mendatangkan lalat dan juga ulat .

Orang-orang yang mencintaiku yang juga saya cintai berkumpul disekeliling tubuhku yang sekarang jadi benda, menangisi kepergianku, menangisi cara kepergianku,semakin menangis karena terkenang sedikit kebaikanku . Orang yang pernah mencintaikupun nampak juga tersedu . Tak mau ketinggalan orang-orang yang pura-pura mencintaiku, orang-orang yang dulu membenciku, komat-kamit didepan jasatku, wajah orang-orang itu susah dibedakan antara berdoa atau bersyukur karena melihat tubuhku sudah jadi benda mati .

Sehari, seminggu orang-orang itu masih teringat-ingat akan aku . Sebulan, Dua bulan, Tiga bulan lambat laun akan mulai terlupakan . Setahun, dua tahun sudah terlupakan . Karena saya bukan siapa-siapa, karena ngak ada yang pantas dikenang dari diri saya . Tidak seperti Bisma yang mati karena pahlawan perang . Tidak seperti siKurtnya Nirvana yang lagunya masih sering didengerin orang-orang . Nama sayapun hilang ditelan waktu .

+6281575***** INCOMING CALL

Aku : Hallo…

+6281575**** : gmana kabarmu ? sehat-sehat wae to?

Aku : sehat… (kubuang pisau ditangan )

24 thoughts on “Dan akupun hendak mati

  1. #Ruyas bin sayur sangit
    1.Kalo rasanya udah bigitu, tolong kebelakang sanah, daripada bikin bau…
    2.Lahh biar saya ada fungsinya..
    3.Kadang pd dan ngrumangsani harus diKeseimbangkan…lak ra yo ngono tooh??🙂

    #Sarrah
    Sampai saya mau bunuh diripun, masih ada cewek yang bilang Cool..begitulah saya…wakaka

    #K
    Keponakan..kok tau loh situu…ndak tau besok masih bisa makan ndak..🙂

    #Almas
    1.Nyari sponsor tho, untuk biaya penguburan..wakakaa
    2.Anda terlalu berlebih2an, bisa di Somasi Gunawan Muhammad entar menyamakan beliau dengan saya. Ada maunya pasti ini….duitnya habis lagi ya…wakakaka

  2. Nyari sponsor tho, untuk biaya penguburan..wakakaa

    ojo sponsor sampoerna.. peti matimu dari bungkus rokok ntar wakkakak
    pake sponsor tas kresek ae gampang, mudah, simple, ga binun. wakakkaka😆

    Anda terlalu berlebih2an, bisa di Somasi Gunawan Muhammad entar menyamakan beliau dengan saya. Ada maunya pasti ini….duitnya habis lagi ya…wakakaka

    lha sapa yang menyamakkan?? wong sayah hanya memiripkan aja kok..
    hust.. dikenalin sama tetanggamu itu lho😆

  3. #Almas yang baru slesai makan…
    Lagi bingung juga ini, melihat banyak proposal yg masuk, saran anda akan saya sampaikan ke panitia…wakaka
    Ohh gitu tho udah terlanjur GR..🙂
    Tetanggaku nyang mana..Bambang…Joko..Sastro ato Tugiman…banyak sih mas…nyang mana…. ????

  4. “Usai sudah suka-duka
    Kacakan kacau wajahmu berkaca
    Di mataku yang
    Mataku berkaca-kaca
    Kalau t’lah lelah dan kau terlampau
    Berkilauan luka
    Kupangku kau kan kupangku.”

    aah…lagu itu memang romantis sekali…😉

  5. Waduh, kok malah ngégé mongso to mas, pengin bunuh diri.
    Semua hal, termasuk “sik kuwi”, kan sudah ada waktunya sendiri-sendiri.
    Nek aku seneng ngomong “semua hal akan indah pada waktunya”:mrgreen:

  6. #Shelling Ford
    Ternyata kita senasib seneng dengan lagu yg ngak ”komersial’ itu..🙂 . Lagune emang mak nyus nyampe ke hati .

    *Liexs mas
    Nunggu modal sik mas…

    # Sigid
    Betul mas..tinggal gimana cara mewarnai yang buruk itu biar menjadi indah ..🙂

    #Mimi
    Silahkan..nikmati segalanya yg cuman alakadarnya…🙂

    #May
    Makasih lhoo… tapi aku ngak mau terkungkung dengan gaya ato ciri tertentu, aku pengin bebas terbang seperti elang…wakakaka

  7. hi! makasih udah komen di blog aku yg masih sederhana, eh, tolong dong ajarin saya buat blog, blog kamu keren bgt, aku masih belum paham nih….makasih!

  8. lagi bosen yo mas..?tapi koq ngawe tulisan seng medeni jare…
    tiwas wes tak tlp 911 trus tak sempetne tlp sampean(pede banget)
    +6281575**** : gmana kabarmu ? sehat-sehat wae to?
    tibakne sampean isih sehat..:mrgreen:

  9. #Atta
    Sama2.. mari sama2 kita belajar kelompok dandan yg cantik ya😉 . Walah blog kayak gini dibilang keren…tapi kalo yg punya iya..wakakaka

    #Baliazura
    Mosok medeni ? Minta ditemeni tho…
    Sayapun baru kursus bahasa Endonesa.

    #Anggit
    kenal balek…nyengirnya udah…bayeem

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s