sekarang giliranku ger

Kita  manusia ini cuman menunggu giliran untuk didatangi Sang Malaikat Maut . Entah detik nanti, menit nanti, besok, lusa ato entah kapan tak ada seseorangpun tahu kecuali Sang Pengendali Kehidupan .

Saya ucapakan selamat jalan untuk Om saya yang telah sampai ke giliran untuk kembali ke alam keabadian pada hari ini jam 08 pagi . 

24 thoughts on “sekarang giliranku ger

  1. turut berduka cita yang sedalam-dalamnya
    semoga air mata kesedihan tidak memburamkan kenangan
    semoga airmata kehilangan yang keluar tidak membersihkan ingatan saat2 masih dalam kebersamaan
    semoga air mata bukanlah suatu penyesalan
    semoga air mata tak menjadi beban buat yang meninggalkan
    semoga air mata menjadi doa yang menyelamatkan

  2. kemarin gw dikabarin: temen SMA gw.. it could be called sahabat… meninggal dlm sebuah kecelakan… kejadian di Jatiwaringin… pas dia mau ke kampus.. gw temennya… tinggal di Jakarta… tapi gw tau paling terakhir… dpt kbr dr temen gw dikampung… gw tahu pas jenazah-nya udah dibawa ke kampung halaman… damn! Gw jadi mikir… parah amat ya gw… gw yg sama2 tinggal di Jakarta… gak tahu… dan gak sempet lihat jenazahnya..😦

  3. turut berduka cita, regsa. semoga si om mendapat tempat yg layak di sisi Allah SWT, dan keluarga yg ditinggalkan selalu dijaga dengan kesabaran, Amin…
    kita semua memang sedang ditunggu, kan, sa?

  4. Sesungguhnya semua berasal dari Allah dan akan kembali kepada Allah…

    Semoga diberikan tempat terbaik di sisi-Nya dan yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan, dan kita semua dapat mengambil pelajaran…amin.

  5. eh, smiley-a yg di komen dt di atas itu mksd-a>> “krn OM-a om”
    maka-a pake smiley>>😀

    kalo soal berduka-a sih, smiley-a pake yg ini>>😦

    akh, maaf om…
    salah2 gitu komen-a…😳
    *msh error seabis ujian nih, he5x..*

  6. Sedherek Regsa ingkang kinurmatan,
    Kawula minangka pribadi dalah minangka sesulih para kadang saking Solo Hadiningrat,
    ngaturaken NDHEREK BELA SUNGKAWA,
    Mugi Gusti tansah paring papan paling sae dumateng ingkang suwargi
    lan paring panglipuran dumateng kulawarga ingkang tinilar. Amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s