Teman

Nomor yang ndak kukenal kemaren dulu muncul di layar handphone, nomor berkode wilayah tempat asalku sana . Penasaranku terjawab setelah kuangkat dan suara di ujung sana menyebut nama . Ternyata dari teman kecil jaman dahulu kala . Sebut saja Basyio, eh kok Basyio bagaimana kalo kita sebut Bajindol tapi nampaknya lebih sopan disebut Basyio saja .

Bla bla bli bli kitapun ngobrol kesana kemari . Ha ha hi hi mengenang masa-masa dulu . Na na ni ni, sayapun bertanya kesana kemari . Hasil na na ni ni tadi sayapun tahu kalo si Basyio saat ini menganggur dan numpang dirumah mertuanya dikampung sana . Masa kontrak kerja di Perusahan Garmen ndak diperpanjang lagi katanya . Sebelum menghabisi obrolan dia minta tolong ke saya,

“Andai saja, saya jadi pengangguran pas belon punya anak tentu aku ndak sestres ini, jadi kalo misal tempatmu bekerja membutuhkan pekerja, tolong kabari saya ya ger ?”

“Sayapun cuman buruh strata bawah, tapi aku akan mengusahakan mencari inpo untuk kamu .”

Basyio, ingatankupun melayang mengingat sosoknya kembali . Teman semasa SD . Bocah kecil otaknya encer yang slalu dapat ranking sekolah . Tempat saya minta diberi jawaban dari soal-soal yang tidak kumengerti . Dan diapun kuliah di Perguruan tinggi, paporit dan negeri pulak, baah saat itu aku harus puas duduk sekolah ndak paporit dan ndak negeri pula:mrgreen: . Tapi saat ini dia lagi nganggur karena system kerja ndak perpihak kepadanya . Beranak satu dan tinggal dirumah mertuanya . Mertuamu ndak galak tho..ndes ?

Sitem kerja kontrak siapa yang diuntungkan buruh ato pengusaha sang pemilik modal ? Jawaban dari pemerintah yang membuat undang-undang adalah suatu keputusan yang saling menguntungkan kedua belah pihak tentunya . Tetapi bukankah ini rawan penyimpangan, lalu siapa yang mengawasi . Kalo ada apakah bener-bener mengawasi . Begitu mudahnya kita untuk ditendang .

+ Sstt udah kok malah tanya-tanya ndak karuan..

– hee, sapa situ tak antemi pisan po piye ??

—————-
Now playing: Ziggy Marley – All I Need is You
via FoxyTunes

20 thoughts on “Teman

  1. 😦
    menyedihkan mendengar berita seperti itu
    tapi kadang2 sebagai teman juga nggak bisa ngapa2in karna memang nggak memiliki kemampuan buat menolong. sedih sekali kalau udah begitu

  2. Agak sulit memang selama peraturan perundangan tetap mewadahi adanya sistem kontrak dalam perekrutan karyawan. Di sisi lain tentu saja perusahaan diuntungkan dengan adanya sistem kontrak. Terlebih dengan adanya aturan pesangon utk mem-PHK karyawan dengan status permanen. Yang bisa dilakukan cuman bekerja sekeras mungkin untuk mendapatkan impresi bagus di mata perusahaan yang membuat mereka berpikir untuk mengubah status kekaryawanan ybs dr kontrak menjadi permanen. Tapi itu pun masih tergantung dari kebutuhan di perusahaan ybs.
    Pusing memang.

  3. Kuliah di perguruan tinggi negeri ternyata tidak bisa memberikan kita jaminan pekerjaan. Ada yang bilang orang pintar itu kalau sudah dapat pekerjaan belum tentu ditempatkan pada jabatan yang tinggi, sedangkan orang yang otaknya biasa2 saja, banyak yang ditempatkan pada posisi yang penting. Ada satu alasan yang melatar belakangi ini semua, Komunikasi.

  4. kalo di amrik kata temen saya juga pake kontrak. paling gak tempat kerja dia di new york. tiap tahun harus diperpanjang. tidak ada pegawai tetap kecuali mereka yang dianggap betul-betul sebagai aset perusahaan. kalo di sini sepertinya cuma buat cari aman investor. kalo ada duit, silakan kerja. kalo udah bosen, tiba-tiba saja kontrak kita diputus.

  5. #bedh
    begitulah bed😦

    #sigit
    bagus dimata perusahaan.. kadang masih bingung perihal yang satu ini . Kriteria prestasi bisa berubah menurut situasi dan kondisi bila ingin mendepak pekerja .

    #hanga
    kuambil dari wangsit yang kuterima, saat bertapa kemaren ..
    laiik..aneh apanya ?🙂

    #sayur
    mbok diruwat aku ki yur..
    saiki aku nganggo HT channel 2… over

    #hair
    alasannya apa ya bang ? Jadi pengen tahu saya
    Yang parah saya udah bodo ndak punya jabatan lagi:mrgreen:

    #bacteria
    kalo begitu ndak usah dibayangin

    #adit
    kemaren dulu itu ———–> kemaren sebelum kemaren ato kemarenya kemarin .
    betul dit, ada hal-hal selain yang terbaik dalam dunia kerja . banyak hal yang harus pandai-pandai untuk menyikapinya.
    tsaaahhh kayak tahu aja saya ini

    #geblek
    horaa, wong cuman dimintai tolong dan saya ndak punya kuasa untuk menolong .

    #sitijenang
    Sebenarnya kuncinya adalah balek lagi pada upah pekerja . Kalo upah yang diberikan layak untuk memenuhi kebutuhan hidup tentunya pekerja ndak peduli, apakah dia kontrak ato permanen . Dan saat ini pekerja berharap menjadi permanen karena mencari aman ndak diliputi ketakutan akan habisnya masa kontrak .
    *glek*

  6. Sistem kontrak itu harusnya menyejahterakan pegawai kontrak. Di Barat sono, pegawai kontrak dapet gaji lebih tinggi dari pegawai tetap dengan level yang sama, karena pegawai kontrak ada batas waktu yang harus dipenuhi, jadi pengusaha memperhitungkan itu. Belum lagi, ketika waktu kontrak selesai mereka harus mencari tempat baru lagi. Kalo di Indonesia, susah..UU Ketenegakerjaan kita aja masih kayak gitu, ga jelas. Lha wong cuti bersama aja, bisa direvisi apalagi aturan tentang kepegawaian..hehehe..

  7. berarti harus berburu kerjaan lain terus ya. moga2 kalau sudah pernah kerja, ada referensi yg bagus dan sudah punya jaringan. yg susah itu yg baru lulus. kantor mintanya pelamar punya pengalaman, padahal kalo dia nggak mulai2 kerja, dari mana ada pengalaman..?

  8. #otakiphan
    secara kontrak kerjanya emang sudah jelas . Untuk hari setelah kontrak itu mas yang ndak jelas .🙂

    #stey
    betul stey, kunci emang itu kalo kesejahteraan terjamin tentu ndak akan masalah kontrak atopun ndak kontrak .

    #mpokb
    semoga mpok
    Iya juga ya mpok, terus gimana caranya bisa berpengalaman kalo kerja aja ndak dikasih kesempatan .

    #jiki
    tumben ikut prihatin😆
    no ??? kekeke boikot

    #kechenk
    maksih lho

    #indra
    bukan.. temen is konco

    #Ndoro seten
    ini basyio yang laen.

  9. yah nasib memang berkata lain. manusia kadang merencanakan sesuatu dan seprtinya lancar namun hidup ini misteri. tak ada oarang yang mengetahuinya. ronggowarsito-pun sang pujangga itu sepertinya juga tidak mengetahuinya……….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s